TINJAU PRAKTEK LAPANG MAHASISWA INSTIPER, KEPALA LLDIKTI V APRESIASI KURIKULUM INSTIPER SESUAI DENGAN KEBUTUHAN DUNIA INDUSTRI
Kamis (8/8), Kepala LLDIKTI V, Prof. drh. Aris Junaidi, Ph.D. meninjau mahasiswa INSTIPER Yogyakarta yang sedang melakukan kegiatan praktek lapang di Kebun Pendidikan dan Penelitian (KP2) Ungaran, Jawa Tengah. Pada kunjungannya tersebut, Prof. Aris didampingi oleh Pembina dan Pengurus Yayasan Pendidikan Kader Perkebunan Yogyakarta (YPKPY), Rektor, Wakil Rektor, dan Dekan di lingkungan INSTIPER Yogyakarta, dan Wakil Direktur AKPY.
Dr. Harsawardana, M.Eng., selaku Rektor INSTIPER menjelaskan. “Kegiatan praktek lapang merupakan kegiatan wajib bagi seluruh mahasiswa INSTIPER yang memiliki beban 3 SKS. Kegiatan praktek lapang mahasiswa bertujuan untuk mempraktekkan teori yang didapatkan selama kuliah dan melengkapi materi praktikum yang belum bisa dilaksankan di kampus. Melalui praktek lapang, mahasiswa akan mendapatkan pengalaman secara nyata untuk mengelola dan merawat tanaman perkebunan maupun perhutanan”.
Kegiatan praktek lapang mahasiswa juga ditujukan untuk membekali mahasiswa sebelum mengikuti magang di perusahaan. Oleh karena itu kegiatan praktek lapang juga disesuaikan dengan kegiatan di dunia usaha dan dunia industri. Pada kesempatan tersebut Prof. Aris meninjau mahasiswa Sarjana Perkebunan Kelapa Sawit (SPKS) yang melakukan kegiatan perawatan berupa pengendalian gulma, kegiatan pemupukan dan pemanenan tandan buah kelapa sawit.
Prof. Aris juga melakukan diskusi langsung dengan mahasiswa peserta praktek lapang beserta dosen pendamping lapangan tentang kegiatan yang dipelajari dan testimoni dari beberapa mahasiswa. Pada kunjungannya tersebut Prof. Aris juga mencoba secara langsung memanen tandan kelapa sawit menggunakan egrek.
“Saya sangat mengapresiasi kurikulum yang dikembangkan oleh INSTIPER Yogyakarta. Mahasiswa tidak hanya dibekali teori kuliah dan praktikum saja, namun juga diajak terjun ke lapangan untuk mengelola berbagai komoditas perkebunan secara langsung. Seperti saat ini mahasiswa INSTIPER sedang melakukan kegiatan praktek lapang di kebun, yang dimana saya melihat mahasiswa INSTIPER sangat antusias dalam mengikuti kegiatan praktek lapang ini. Dengan adanya praktek lapang ini mahasiswa diajarkan untuk disiplin waktu mulai dari bangun pagi hingga mengikuti semua kegiatan dengan tertib. Semoga dengan adanya praktek lapang ini mahasiswa dapat mencapai kompetensi yang ditargetkan dan mahasiswa langsung siap magang di perusahaan perkebunan maupun perhutanan”, terang Prof. Aris.
Selain meninjau kegiatan praktek lapang, Prof Aris berkesempatan meninjau fasilitas KP2 Ungaran yang memiliki area seluas 15,2 Hektar. Sebagian besar area KP2 Ungaran dimanfaatkan menjadi area perkebunan, area hutan, dan area sawah. Selain itu KP2 Ungaran juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti mess dosen dan mahasiswa, gedung pilot plant, dan kafe. Pada area kebun ditanami dengan berbagai komoditas perkebunan seperti kebun kelapa sawit, kebun kopi, kebun karet, kebun kakau, kebun teh. Sedangkan pada area hutan ditanami jati, sengon, dan jabon.
Sekilas Mengenai INSTIPER Yogyakarta:
INSTIPER Yogyakarta merupakan perguruan tinggi yang memiliki kompetensi di bidang perkebunan dan perhutanan. Didirikan pada 10 Desember 1958 oleh Yayasan Pendidikan Kader Perkebunan Yogyakarta, INSTIPER Yogyakarta merupakan perguruan tinggi swasta pertama di Indonesia yang berkomitmen untuk mencetak SDM unggul di bidang perkebunan dan kehutanan yang siap kerja dan adaptif dengan perubahan dan pemanfaatan teknologi terkini, sehingga alumni INSTIPER saat ini telah tersebar di perusahaan-perusahaan di bidang perkebunan dan perhutanan di Indonesia.
Sebagai perguruan tinggi swasta pertama yang memfokuskan pendidikannya di bidang perkebunan, INSTIPER Yogyakarta telah dikenal dan dipercaya oleh berbagai mitra kerja baik perusahaan, pemerintah, maupun lembaga lain baik di dalam maupun luar negeri. Berbagai kerjasama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian, beasiswa ikatan dinas, kegiatan magang mahasiswa, penyerapan lulusan di dunia kerja, dan kerja sama yang lain. Kegiatan magang di perusahaan mitra kerja INSTIPER Yogyakarta menjadi salah satu program unggulan di INSTIPER Yogyakarta. Melalui kegiatan magang mahasiswa berkesempatan untuk mendapatkan pembelajaran di luar kelas sehingga mahasiswa mendapatkan gambaran nyata tentang dunia kerja.
INSTIPER Yogyakarta memiliki program Sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2) yang telah terakreditasi BAN PT. Program Sarjana terdiri dari 3 Fakultas dengan 5 Program Studi yaitu: Fakultas Pertanian terdiri dari Program Studi Agroteknologi dan Agribisnis, Fakultas Teknologi Pertanian terdiri dari Program Studi Teknik Petanian dan Teknologi Hasil Pertanian, dan Fakultas Kehutanan dengan Program Studi Kehutanan. Sedangkan pada Program Pascasarjana terdiri dari 1 Program Studi Magister Manajemen Perkebunan.
INSTIPER Yogyakarta memiliki fasilitas perkuliahan yang lengkap seperti: kelas yang memungkinkan kuliah secara hybrid learning, perpustakaan, laboratorium, kebun pendidikan dan penelitian dan fasilitas pendukung lain. Sedangkan untuk mengembangkan minat dan kreatifitas mahasiswa, INSTIPER Yogyakarta menyediakan kegiatan ekstrakulikuler mahasiswa, kegiatan co-kurikuler melalui INSTIPER Academy, gedung student center, fasilitas olahraga, dan fasilitas lain.