Program Studi Agribisnis INSTIPER Adakan Pelatihan Penggunaan ERP oleh OWL Plantation System untuk Perkuat Kompetensi Digital Dosen

Program Studi Agribisnis Institut Pertanian STIPER (INSTIPER) menyelenggarakan pelatihan penggunaan Enterprise Resource Planning (ERP) oleh OWL Plantation System bagi dosen di lingkungan Program Studi Agribisnis serta perwakilan dosen dari berbagai program studi di INSTIPER. Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Komputer INSTIPER pada Kamis (18/6) ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dosen dalam menghadapi transformasi digital di sektor agribisnis dan perkebunan.

Pelatihan dari OWL Plantation System memberikan pemahaman mendalam mengenai integrasi proses bisnis melalui sistem Enterprise Resource Planning (ERP), mulai dari pengelolaan data, administrasi, hingga pelaporan yang lebih efektif dan efisien. Melalui pemanfaatan teknologi digital, sistem ini diharapkan mampu mendukung pengelolaan operasional yang lebih akurat, transparan, dan terintegrasi. 

Dalam sesi pelatihan, peserta diperkenalkan dengan konsep dan implementasi OWL Plantation System, sebuah platform ERP yang dirancang untuk mendukung manajemen bisnis dan operasional perkebunan dari hulu hingga hilir. Sistem ini mencakup berbagai aspek penting, seperti pengelolaan logistik, agronomi, keuangan, sumber daya, hingga pelaporan manajerial yang terintegrasi dalam satu sistem.

Pelatihan menghadirkan dua narasumber, yaitu Bapak Surya dan Bapak Indra dari OWL Plantation System, yang membagikan pengalaman, pengetahuan, serta praktik langsung mengenai penerapan sistem ERP di dunia industri perkebunan. 

Ketua Program Studi Agribisnis INSTIPER, Siwi Istiana Dinarti, S.P., M.Sc., menyampaikan apresiasi kepada PT OWL, khususnya kepada Bapak Surya dan Bapak Indra, atas ilmu, pengalaman, dan wawasan yang telah dibagikan kepada para peserta. Menurutnya, pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung penguatan kapasitas dosen di era digital.

"Melalui pelatihan ini, kami berharap dosen mampu mengintegrasikan pemanfaatan teknologi informasi ke dalam proses pembelajaran serta memperkenalkan sistem digital yang digunakan di dunia industri kepada mahasiswa. Dengan demikian, lulusan INSTIPER akan memiliki kompetensi yang semakin relevan dengan kebutuhan sektor agribisnis dan perkebunan modern," pungkasnya.