Menteri PPN Rachmat Pambudy Dorong Mahasiswa Baru INSTIPER Bangun Karakter
YOGYAKARTA — Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Prof. Dr. Ir. H. Rachmat Pambudy, M.S., memberikan ceramah motivasi kepada 1.135 mahasiswa baru Institut Pertanian Stiper (INSTIPER) Yogyakarta Tahun Akademik 2026/2027 di Grha INSTIPER, Sabtu (5/9/2026). Dalam arahannya, Rachmat menegaskan bahwa masa pendidikan tinggi bukan sekadar mengejar gelar akademik, melainkan momentum krusial untuk membangun kompetensi, karakter, kemampuan adaptasi, serta keberanian memberikan solusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Sektor perkebunan, kehutanan, dan agroindustri dinilai memiliki peran strategis sebagai penopang ekonomi nasional, penyumbang devisa, pembuka lapangan kerja, hingga penggerak ekonomi wilayah terpencil. Rektor INSTIPER Yogyakarta, Dr. Ir. Harsawardana, M.Eng., menyambut baik kehadiran Menteri PPN dan menegaskan komitmen kampus dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang siap menjawab kebutuhan industri sesuai core competency yang dimiliki perguruan tinggi tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Rachmat Pambudy turut meluncurkan Sekolah Kopi Nusantara (SKN), inisiatif strategis kolaborasi antara INSTIPER, Dewan Kopi Indonesia, dan Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY). Peluncuran ditandai dengan penuangan biji kopi ke mesin grinder sebagai simbol sinergi memperkuat ekosistem kopi dari hulu hingga hilir.
Ketua Pengurus YPKPY, Dr. Ir. Purwadi, M.S., menjelaskan bahwa kurikulum SKN menggabungkan jalur nonformal (Micro Skill Program, Applied Coffee Skills, dan Professional Coffee Academy) dengan porsi 75% praktik kompetensi, serta jalur formal berjenjang dari D1 hingga S1 melalui skema Recognition of Prior Learning (RPL). Didukung fasilitas kebun SEAT Ungaran, Pilot Plant Pengolahan, dan INSTIPER Lab Coffee, program ini disiapkan untuk melahirkan tenaga ahli agribisnis kopi yang berdaya saing global dan berkontribusi langsung bagi masyarakat.
